Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka Senin-Jum'at 07.00 s/d 20.00, Sabtu-Minggu 07.00 s/d 19.00
Toko Alat Kesehatan Mastha Medica Menyediakan berbagai macam alat kesehatan, diantaranya : bed pasien, tensimeter, termometer, kolostomi bag, stetoskop, nebulizer, kursi roda, alat cauter, walker, tongkat kruk, instrumen medis, timbangan, dll. Informasi selengkapnya, klik link berikut http://www.masthamedica.com/ Informasi lainnya, bisa buka link http://alatmediskesehatan.com Kami senang jika bisa melayani Anda Melayani Anda Layaknya Saudara
Beranda » Artikel Terbaru » Perlukah Keluarga Menunggu Pasien yang Dirawat?

Perlukah Keluarga Menunggu Pasien yang Dirawat?

Diposting pada 27 November 2019 oleh mastha medica

Bagi yang merasa terkadang risih atau kurang berkenan dengan petugas kesehatan yang mengusir Anda dari rumah sakit, sebaiknya mengikuti 7 tips dibawah ini:

1. Sebaiknya penunggu pasien, dan Anda tidak perlu tidur di rumah sakit bila memang tidak memungkinkan kecuali ruangan kelas yang menyediakan kursi penunggu pasien yang bisa dijadikan alas tidur.

2. Sebaik-baiknya pasien, adalah pasien yang ditangani dan diawasi oleh perawat dan dokter di rumah sakit. Terkadang memang rumah sakit kecil di daerah kekurangan personil, Anda pun bisa turut serta berpartisipasi dalam perawatan pasien, tetapi hanya sebatas mengetahui ketika cairan infus sudah mau habis.

3. Namanya juga rumah sakit, yang masuk adalah orang sakit, orang sehat pun masuk rumah sakit bisa jadi sakit. Terbayang bukan lantai dan dinding rumah sakit bekas kena cairan tubuh pasien (muntahan, darah, pipis, dan kotoran), sudah tentu berkuman, dan konon kumannya adalah jenis nosokomial yang paling hebat dan paling sulit diberantas dengan obat. Kebayang kalau Anda bersentuhan dengan lantai dan dinding rumah sakit, hitung jumlah kuman dna jenisnya, sanggup? Saran saya hindari tidur di rumah sakit agar terhindar dari infeksi nosokomial.

4. Membawa anak ke rumah sakit memang bisa menghibur pasien yang sedang sakit, tapi Anda tahu, kalau kekebalan tubuh anak bisa jadi belum sempurna, bisa-bisa anak Anda sakit lho setelah dibawa main ke rumah sakit. Sebisa mungkin hindari membawa anak ke rumah sakit, selain mengurangi risiko infeksi, juga bisa jadi anak Anda bergurau dan menganggu ketenangan istirahat pasien.

5. Menunggu pasien sih oke saja, tapi kalau terlalu lama, bisa jadi pasien yang seharusnya full istirahat, terganggu karena kehadiran Anda. Bila Anda penunggu pastikan pasien tetap istirahat, dan bila Anda sekedar besuk, patuhi waktu yang tepat sesuai dengan aturan rumah sakit.

6. Pasien yang menjalani tindakan seperti pembedahan atau operasi, sebenarnya kurang perlu untuk ditunggui oleh keluarga pasien. Karena jelas pasien dalam tanggung jawab dokter bedah, dokter bius, dan personil keperawatan, sehingga sebaiknya ketika pasien sedang dibedah, ada baiknya Anda sebagai penunggu pasien pulang saja bebersih diri dari kuman pasien, atau kalau memang Anda begitu kawatir bisa meminta ganti jaga.

Selesai pembedahan pun, ruang pemulihan ada baiknya tidak ditunggui dalam waktu lama, karena umumnya pasien masih dalam pengawasan ketat dokter bius dan perawat yang berjaga. Terkadang pasien butuh waktu untuk siuman hingga bisa benar-benar sadar, bisa jadi kehadiran penunggu menganggu proses istirahat pasien. Atau bisa Anda meminta rumah sakit untuk menghubungi Anda ketika kondisi pasien telah selesai dibedah atau menjalani tindakan medis lainnya.

7. IGD adalah ruang gawat darurat, berbagai macam pasien mulai dari yang ringan hingga berat akan menemui ajal bisa berada di dalam ruangan ini. Ada baiknya, penunggu pasien hanya satu di dalam IGD. Anda tidak perlu kawatir, karena biasanya pasien tidak akan pernah dibiarkan oleh dokter, karena sebelum masuk IGD pun sudah dievaluasi dengan baik oleh dokter jaga. Bila sewaktu-waktu pasien tidak diprioritaskan oleh dokter jaga, mungkin ada alasan yang lebih penting untuk menangani pasien yang lebih gawat lebih darurat.

Semoga Bermanfaat 🙂

Bagikan informasi tentang Perlukah Keluarga Menunggu Pasien yang Dirawat? kepada teman atau kerabat Anda.

Perlukah Keluarga Menunggu Pasien yang Dirawat? | Mastha Medica

Belum ada komentar untuk Perlukah Keluarga Menunggu Pasien yang Dirawat?

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 1%
Rp 13.450.000 Rp 13.550.000
Ready Stock
SIDEBAR
})